Standar Kantor Sehat Ala Kemenkes

oleh -
Kantor Kemenkes Rasuna Said

JAKARTA-Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI menginginkan konsep kantor sehat dan efisien dengan  menerapkan Gerakan Kantor Berbudaya Hijau dan Sehat (Berhias).

Gerakan ini disahkan berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan (Kepmenkes) tentang Gerakan Kantor Berhias di lingkungan Kemenkes yang ditetapkan pada 27 Maret 2018 lalu.

Sekretaris Jenderal Kemenkes Untung Suseno Sutarjo mengatakan Gerakan Kantor Berhias ini dibuat karena adanya isu perubahan iklim global dan untuk mengurangi emisi gas rumah kaca pasca tahun 2020.

“Perlu dibuat sebuah kegiatan terstruktur berupa Gerakan Kantor Berhias yang ditujukan kepada seluruh pegawai melalui pendekatan dan mempertimbangkan aspek Kantor Ramah Lingkungan, Keselamatan dan Kesehatan Kerja Perkantoran, Efisiensi Energi dan Air, 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin),” kata Sekjen dilansir dari website resmi Kemenkes, Senin (14/5/2018).

Keterlibatan seluruh pegawai, ujarnya, sangat diperlukan dalam penyelenggaraan Gerakan Kantor Berhias ini. Lantaran akan berdampak pada peningkatan produktivitas pegawai.

“Saya berharap, Gerakan Kantor Berhias ini memberikan semangat baru bagi penyelenggaraan pengelolaan bangunan gedung yang ideal sesuai dengan ketentuan yang berlaku di lingkungan Kementerian Kesehatan,” tambah Untung.

Dalam petunjuk teknis pelaksanaan Kantor Berhias, Gerakan Kantor Berhias diartikan sebagai upaya sistematis untuk mewujudkan kantor hijau dan sehat di lingkungan Kementerian Kesehatan melalui pendekatan aspek Kantor Ramah Lingkungan, Efisiensi Energi dan Air, Keselamatan dan Kesehatan Kerja, 5R dan Pengelolaan Kearsipan.

Gerakan ini bertujuan mendorong pegawai pada lingkungan kerjanya untuk berperilaku hidup bersih dan sehat, serta peduli lingkungan. Bahkan, Kepala Biro Umum Kemenkes Desak Made Wismarini mengatakan kantor itu diibaratkan rumah kedua.

“Kalau lingkungan kantor diibaratkan sebagai rumah kedua, jika tidak memperhatikan sebagaimana kantor hijau, itu akan berpengaruh pada produktivitas kerja,” kata Made.

No More Posts Available.

No more pages to load.