Menkes: Pemerintah Tanggung Biaya Pengobatan Korban Bom

oleh -

JAKARTA – Menteri Kesehatan (Menkes) Nila F. Moeloek menyampaikan duka cita atas kejadian teror bom di Surabaya dan Sidoarjo yang menimbulkan korban jiwa dan luka-luka.

Sebagaimana diketahui, kemarin pagi terjadi ledakan bom berturut-turut di tiga gereja di Surabaya, yaitu Gereja St. Maria Tak Bercelah Jl. Ngagel Madya, GKI Diponegoro Jl. Diponegoro, dan GKI Wonokromo Gereja Jl. Arjuno Pukul 07.40 WIB. Selanjutnya teror bom terjadi di Rusunawa Sidoarjo tadi malam dan pagi tadi di Mapolresta Surabaya.

“Kami sangat menyayangkan kejadian ini. Tidak ada alasan yang dapat dibenarkan dengan peristiwa pemboman yang mengakibatkan korban jiwa dan luka. Bagi para korban, Pemerintah akan menanggung biaya pengobatan luka dan perawatan atas kejadian ini,” ujarnya.

Ledakan bom di Gereja Santa Maria Tak Bercela Ngagel, GKI Diponegoro, dan GPPS Arjuno pada Minggu 13 Mei 2018 mengakibatkan 14 orang tewas dan 43 lainnya luka-luka. Sementara ledakan bom di Rusunawa Wonocolo mengakibatkan tiga orang tewas.

Selanjutnya, pagi tadi bom kembali meledak di pintu masuk Mapolrestabes Surabaya. Empat orang pelaku penyerangan tewas. Adapun korban luka 10 orang. Dari jumlah tersebut, empat orang korban berasal dari anggota Kepolisian Polrestabes Jatim dan enam warga sipil.

Editor: Ahmad Saefullah

No More Posts Available.

No more pages to load.