Hoax yang Beredar Pasca Serangan Bom Bunuh Diri di Surabaya

oleh -

SURABAYA – Lima bom yang meledak di tiga gereja di Surabaya, Rusunawa Sidoarjo dan Mapolresta Surabaya memicu teror di tengah masyarakat. Meski beredar tagar #KamiTidakTakut, faktanya suasana ketakutan itu tetap ada.

Ironisnya, ditengah situasi mencekam masih ada pihak-pihak yang menyebarkan hoax untuk membuat situasi semakin keruh. Berdasarkan informasi yang dihimpun Kabarjatim.com, Senin (14/5/2018) hoax yang beredar di antaranya tentang adanya bom di Gereja Paroki Yayasan Santa Ana, Duren Sawit, Jakarta Timur.

Hoax serupa menyebutkan adanya bom di Bandara A. Yani Semarang. Faktanya, setelah dilakukan pengamanan ternyata benda yang dicurigai berisi ICU control GPS – Lifelink dari PT. Airindo Sakti.

Kabar adanya bom di dekat Satpas Colombo, Tanjung Perak, Surabaya juga terbukti hoax. Begitu pula isu bom Meledak di Bank Prima Surabaya, nyata-nyata hoax. Kabar tak benar lainnya adalah peredaran pesan berantai mengatasnamakan BIN dan Densus 88 untuk menghindari sejumlah mal. Pesan tersebut jelas-jelas hoax yang bertujuan menebarkan teror semata.

Editor: Ahmad Saefullah

No More Posts Available.

No more pages to load.