198 Ribu Personel Gabungan Akan Diterjunkan Amankan Pemilu 2019

oleh -
Deklarasi Damai
SURABAYA – Sebanyak 198.420 personel gabungan dari aparat kepolisian, TNI, dan Linmas, akan dikerahkan untuk pengamanan Pemilu 2019. Nantinya, mereka akan menjaga 130.012 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di 38 Kabupaten/Kota di Jatim.
Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera, merinci sebanyak 26.827 personel merupakan aparat kepolisian, 13.513 personel TNI, dan Linmas sebanyak 158.080 personel.
“Para personel ini akan ditempatkan di beberapa titik di Jatim. Personel paling banyak akan ditempatkan saat pengamananan di setiap titik TPS masing-masing tiga orang, yakni satu dari polisi, dan dua dari Linmas,” ujar Barung, usai Apel Kesiapan Pengamanan Pemilu di lapangan Kodam V Brawijaya, di Surabaya, Jumat (22/3/2019).
Barung menjelaskan, pada Pemilu 2019, di Jatim ada 130.012 TPS. Nantinya akan dipetakan ke dalam tiga kategori TPS, mulai dari kurang rawan, rawan, dan sangat rawan. Kata Barung, kategori TPS rawan ditinjau dari berbagai aspek, misalnya kondisi geografis. Dia mencontohkan, di daerah perbatasan provinsi di ujung Jawa Timur, Banyuwangi yang berbatasan dengan pulau Bali.
“Dikatakan rawan karena situasi geografinya dan rawan karena history pernah terjadi hal-hal di wilayah tersebut,” katanya.
Sementara itu, Pangdam V/Brawijaya Mayjend TNI R Wisnoe, mengatakan pihaknya akan aktif untuk turut mengamankan pesta demokrasi tersebut. Selain itu, selama ini pihaknya juga telah melakukan latihan fisik sebagai bagian dari kesiapan pengamanan.
“Kita melaksanakan latihan-latihan sampai dengan puncaknya latihan sispamkota kemarin dengan Kepolisian,” kata Wisnoe.
Editor : Nurul Arifin