16 Agustus, Polda Jatim akan terapkan e-Tilang

oleh -

SURABAYA: Polda Jawa Timur akan mulai memberlakukan proses elektronik tilang (E-tilang), yakni mengirimkan surat tilang kepada pelanggar alamat rumah sesuai di STNK, pada 16 Januari 2020 mendatang. Kegiatan tersebut sudah diuji cobakan sejak tanggal 1 Januari 2020 percobaan E-tilang dan juga teguran simpatik kepada para pelanggar lalu lintas sudah berhasil diterapkan.

Dirlantas Polda Jatim Kombes Pol Budi Indra Darmawan, mengatakan pemberian tindakan tegas e-tilang akan dilakukan secara bertahap.

“Tahap pertama proses surat klarifikasi akan dikirimkan ke rumah para pelanggar (alamat sesuai di STNK atau TNKB), terhitung 1 hari setelah terekam oleh CCTV yang berada di jalan raya,”Ujarnya. Selasa 14 Januari 2020.

Ia menambahakan, Setelah surat klarifikasi sampai di alamat sesuai STNK, pihak Ditlantas Polda Jatim memberikan waktu 5 hari agar pelanggar melakukan mengisi formulir dan menyampaikan kembali surat tersebut kepada  Direktorat Lantas atau Polres di masing masing daerah.

“Proses selanjutnya yakni pembayaran tilang, pembayaran juga diberikan tenggang waktu 5 hari untuk pembayaran yang bisa dilakukan di Polres masing masing daerah atau melalui perbankan,”Imbuhnya.

Masih menurut perwira berpangkat 3 Melati dipundak ini, jika dalam batas waktu yang sudah ditentukan, pelanggar tidak segera melakukan pembayaran maka Direktorat Lantas akan melakukan pemblokiran STNK.

“Durasi pemblokiran status kendaraan bermotor dengan jangka waktu 5 hari, bisa diaktifkan lagi bila waktu yang diberikan tersebut di urus dengan membayar tilang, Semoga dengan program taat dan ramah lalu lintas E-tilang, pengendara kendaraan bermotor wilayah Jawa Timur khususnya, agar lebih mentaati rambu rambu lalu lintas untuk keselamatan diri sendiri dan orang lain.”Pungkasnya. (Noe)