130 Mahasiswa STAI Ma’arif Sampang Ikuti Wisuda Dengan Protokol Kesehatan Ketat

oleh -

SAMPANG: Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Ma’arif Kabupaten Sampang Madura menggelar rapat senat terbuka dalam rangka wisuda ke VI program sarjana Strata-1 Jurusan Tarbiyah Prodi Manajemen Pendidikan Islam Dan Pendidikan Bahasa Arab di gedung PKPRI Jalan Rajawali. Pada Rabu (7/4).

Hadir dalam Rapat senat tersebut, Sekretaris Daearah (Sekda) Kabupaten Sampang, Yuliadi Setiawan, Ketua Tanfidziyah NU Kabupaten Sampang, KH. Itqon busyiri, dan sejumlah civitas akademika STAI Ma’arif Kabupaten Sampang.

Ketua pelaksana kegiatan Moh. Taufiqurrohman menyampaikan dalam pelaksanaan wisuda saat ini sebanyak 130 mahasiswa yang akan diwisuda, dengan rincian Prodi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) sebanyak 124 mahasiswa dan 6 mahasiswa di Prodi Bahasa Arab (PBA).

“Pelaksaan wisuda saat ini berdasarkan surat keputusan dengan nomor surat 24 /staim / SK / III / 2021 tentang panitia wisuda ke VI STAI Ma’arif Sampang tahun akademik tahun 2020 – 2021,”Jelasnya.

Ia menambahkan, pihaknya juga menyampaikan terima kasih kepada Gugus tugas penanganan covid-19 yang telah memberikan ijin dalam pelaksanaaan kegiatan tersebut dengan syarat tetap mengikuti protokol kesehatan. “Sebelumnya mahasiswa sempat was – was karena khawatir tidak bisa melaksanakan wisuda tapi setelah mendapatkan izin dari tim gugus covid 19 mahasiswa sangat antusias dan sangat mengaharukan,”Imbuhnya.

Ditempat yang sama Ketua STAI Ma’arif Kabupaten Sampang KH. Mashari menyatakan prosesi wisuda merupakan momentum yang sangat ditunggu – tunggu oleh mahasiswa. namun yang perlu diperhatikan oleh wisudawan yakni ikrar tentang wisudawan. sebab hanya dengan memahami ikrar tersebut wisudawan tetap terikat secara bathiniyah.

“Dengan ikrar yang sudah disampaikan itu maka wisudawan ketika berbaur langsung dengan masyarakat tetap dapat membawa nama baik sekolah, menjaga perilaku (attitude) dan mengasah skill” jelasnya.

Ia juga berharap kepada mahasiswanya agar setelah wisuda tidak memarkinkan ijazahnya tapi bisa melanjutkan pada jenjang yang lebih tinggi. dengan begitu kabupaten sampang mempunyai barometer pendidikan.

“kami berharap mahasiswa yang sudah wisuda daari STAI Ma’arif tidak memarkirkan ijasahnya, minimal bisa melanjutkan sampai ke strata 3” pungkasnya. NOE