100 Rumah Tak Layak Huni di Bondowoso Direnovasi

oleh -

BONDOWOSO – Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) merupakan persoalan yang belum terpecahkan di Kabupaten Bondowoso. Jumlah RTLH di Bondowoso hingga kini mencapai sekitar 80 ribuan.

Untuk mengurangi jumlah RTLH, Pemerintah Bondowoso mulai menggelontorkan program bantuan berupa plesterisasi melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Bondowoso Tahun Anggaran 2018.

Progam tersebut diberikan langsung oleh H.Slamet Gusti Purwanto S.Sos Anggota DPRD Bondowoso sebanyak 100 RTLH yang berupa Plesterisasi ke rumah Lansia yang tersebar di empat Kecamatan yaitu, Grujugan, Tamanan, Maesan dan Jambisari.

Menurut Slamet, upaya pengentasan kemiskinan di Bondowoso merupakan hal yang paling penting untuk mengangkat derajat dan martabat masyarakat tidak mampu.

“Melalui RTLH Plesterisasi ini, saya bersama dinas terkait berupaya untuk segera menuntaskan rumah-rumah yang tidak layak huni agar angka kemiskinan di Bondowoso bisa berkurang setiap tahunnya. Melalui progam yang sudah saya berikan ini mudah-mudahan bisa bermanfaat dan membuat mereka tersenyum,” kata Slamet saat ditemui diruang kerjanya, Kamis (21/3/2019).

Ia juga menambahkan progam RTLH tersebut tidak hanya dilaksanakan di tahun 2018 saja, melainkan di tahun-tahun sebelumnya sudah digelar di beberapa desa di Bondowoso.

“Program Plesterisasi ini terus kita upayakan setiap tahun ada selama rumah-rumah tersebut masih belum terplester. Kalau kita hanya mengandalkan APBD saja akan membutuhkan waktu yang cukup lama untuk membatu mereka yang kurang mampu. Maka dari itu, saya akan usahakan di tahun-tahun berikutnya program ini bisa dikucurkan melalui APBN,” ujarnya.

Editor : Ahmad Saefullah