Bupati Fauzi Ungkap Rencana Optimalisasi IPLT untuk Produksi Pupuk Organik

Sumenep: Pemerintah Kabupaten Sumenep berencana mengoptimalisasi salah satu pengembangan Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) untuk produksi pupuk organik atau kompos.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi menjelaskan, sebagian IPLT yang ada di daerah setempat selama ini masih belum berfungsi maksimal. Sehingga setelah dilakukan pembahasan dengan pihak terkait ada keinginan untuk mengembangkannya.

“Kami ingin keberadaan IPLT itu semakin optimal supaya lumpur tinja juga memiliki fungsi ekonomis,” kata Bupati di sela-sela pemantauannya, di IPLT Desa Lalangon Kecamatan Manding.

Langkah awal yang akan dilakukan pemerintah kata Fauzi adalah mengalokasikan anggaran dananya, seperti memperbaiki bangunan yang rusak dan pengeboran air, dengan harapan IPLT ini bisa berfungsi secara maksimal.

“Kami programkan anggaran dana pengembangan IPLT pada tahun ini dan paling lambat pada 2023 sudah selesai, sehingga keberedaannya berfungsi sebagai tempat pembuangan limbah tinja dan lainnya,” jelasnya.

Dia mengaku, IPLT yang telah dilakukan optimalisasi tidak hanya sebagai produksi pupuk kompos, juga dijadikan tempat penyiapan media tumbuh tanaman penghijauan termasuk milik Dinas Lingkungan Hidup, baik itu bunga atau pohon lainnya, untuk mengantisipasi apabila ada tanaman atau pohon yang mati dan hilang.

Baca Juga  KUA PPAS APBD Sumenep 2023 Ditandatangani, Ketua DPRD: Sempat di warnai dinamika

Bupati meninjau IPLT di Desa Lalangon Kecamatan Manding didampingi pimpinan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Sumenep, Eri Susanto menuturkan, pihaknya segera menindaklanjuti pengembangan IPLT untuk membuat kompos atau pupuk organik, dan saat ini, masih melakukan taksasi mengenai kebutuhan anggaran dananya.